Muslimun : CPM Perusak Lingkungan dan Sumber Air Masyarakat

INIPALU.COM – Sekretaris Komisi C DPRD Kota Palu menegaskan menolak penggunaan air sungai Pondo dan Kawatuna untuk suplai pabrik pengolahan emas PT Citra Palu Mineral.

“Atas nama kepentingan warga Kota Palu yang sangat kekurangan air untuk kebutuhan konsumsi dan MCK, kami menolak penggunaan air permukaan dan tanah dalam oleh PT Citra Palu Mineral (CPM),” terang Muslimun. Selasa (19/11/2019).

Menurut Muslimun, Warga yang hidup dari sumber air permukaan dan tanah dalam dari sekitar pegunungan timur verbek Kota Palu, jumlahnya ratusan ribu.

“Tambang emas itu usaha private yang kontribusinya dalam PAD bersifat tidak langsung karena wilayah kewenangan izinnya ada di pemerintah pusat sebagai eks Kontrak Karya. Jadi jangan mengorbankan kepentingan hidup ratusan ribu warga Kota Palu,” terang Muslimun.

Muslimun menilai, penggunaan air berada dalam wilayah kewenangan administratif Kota Palu. Jadi, PT CPM harus mencari alternatif air lain.

Muslimun juga menilai, pabrik pengolahan emas itu rakus air dan akan menghasilkan limbah B3 cair padat yang akan berpotensi menganggu system penyediaan air minun bagi warga Kota Palu.(*)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY