21 Penyu Tangkapan Ilegal Dilepaskan Diteluk Donggala

INIPALU.COM – Sebanyak 21 penyu hasil tangkapan ilegal dilepas ke habitat mereka di perairan teluk Donggala, Sulawesi Tengah. Penyu-penyu tersebut didapat petugas dari satu orang nelayan yang telah ditangkap oleh Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Sulteng, karena kedapatan membawa hewan langka untuk diperdagangkan.

Sebelumnya, Polairud menyita 23 ekor Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata) yang dilindungi di perairan Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) pada hari Senin (09/12/2019). namun, ditengah perjalanan dari Banggai Kepulauan ke Kota Palu, dua ekor tak bisa bertahan hidup. Sehingga penyu yang hidup tersisa 21 ekor.

Wakapolda Sulteng, Brigjen Pol Nurwindiyanto mengatakan, Pelepasan 21 ekor Penyu ini, merupakan bentuk keseriusan Polda Sulteng untuk melindungi salah satu satwa yang dilindungi di Indonesia.

“Apabila tidak dilakukan tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, maka akan mengacam keberadaan penyu-penyu yang dilindungi,” tegas Wakapolda, Selasa (10/12/2019).

Pelepasliaran dilakukan langsung dari atas Kapal Ditpolairud Polda Sulteng yang dipimpin langsung oleh Wakapolda Sulteng Brigjen Polisi Nurwindiyanto, didampingi Dirpolairud, Kombes Polisi Indra Rathana, SIK, JPU Kejati Sulteng, Ahli BKSDA, Kepala BKIPM, DKP Sulteng dan Personil Dit polair.(*)/Dhani.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY