Banjir Air Mata Dimusim Hujan

Musim hujan yang dulu menyenangkan, kini menjadi menakutkan. Hujan seperti sudah dibuhul mati dengan banjir, Belum berapa lama hujan datang, banjir sudah mampir kemana-mana. Jika bukan banjir, maka “saudaranya” yang datang yakni tanah longsor.

Banjir dan musim hujan tak terpisahkan, bagaikan hutan kebakaran dan kemarau. Peristiwa banjir bandang yang menimpak Desa Bolapapu Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, mengisahkan isak pilu tangisan warga kala itu, Kamis malam (12/12/2019) pada pukul 19.15 Waktu Indonesia Tengah (wita). Hingga menelan dua korban tewas, dan puluhan rumah warga terendam serta merusak fasilitas umum berupa jalan dan jembatan.

Banjir bandang ini, terjadi sejak Kamis siang, Hujan yang lebat menghatam Desa Bolapapu menjadi salah satu Kawasan yang terdampak banjir dari luapan sungai Magila yang telah menimbulkan korban jiwa sebanyak 2 orang yakni Seorang Ayah bernama Yan Kristison berumur 50 tahun dan anak laki-lakinya bernama Riski berumur 10 tahun.

Kepala Bidang BPBD Sigi Ahmad Yani mengatakan, pukul 20.00 wita hujan mulai reda dan 162 Kepala Keluarga dan 395 jiwa tersebar di 7 titik pengungsian masih belum dapat kembali kerumah. Bersama aparat dan warga Membantu proses pembersihan material banjir bandang.

“Saat ini seluruh pengungsi telah menempati beberapa lokasi aman di Desa Bolapapu,” ujarnya.(*)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY