BERITA PALU

Rampas Kamera Wartawan, Oknum Polres Palu Ditunda Kenaikan Pangkat

Reporter : Andri

INIPALU.COM – Polisi yang merampas kamera video milik wartawan TVRI Sulawesi Tengah disangsi penundaan kenaikan pangkat. Putusan itu disampaikan Ketua Majelis Sidang Disiplin Polres Palu Kompol Abdul Azis, Rabu (15/1/2020) siang.

Oknum polisi yang bernama Brigadir Jumardi alias Cuka itu dikenai sangsi disiplin, pasca terbukti telah melakukan pelanggaran saat bertugas dalam pengamanan demonstrasi di Kota Palu beberapa waktu lalu.

“Selian itu, Jumardi juga tidak diberikan hak mengikuti pendidikan di lingkup Kepolisian Republik Indonesia selama satu periode,” jelas Abdul Azis yang juga menjabat Wakapolres Palu.

Sidang disiplin yang ketua majelis Abdul Azis yang menyeret oknum polisi Jumardi itu, buntut dari perampasan kamera video wartawan TVRI saat meliput demo di Kota Palu, pada September 2019 silam.

Saat itu, peristiwa perampasan kamera dan penghapusan gambar dialami oleh jurnalis TVRI Sulawesi Tengah Rian Saputra.

Kejadian itu berawal ketika Rian mendapat penugasan oleh kantornya meliput demonstrasi mahasiswa di jalan Sam Ratulangi dan Raden Saleh Kota Palu.

Ketika meliput, Rian merekam proses aksi sejak mahasiswa berkumpul hingga aksi pembubaran massa oleh aparat kepolisian.

Sekitar pukul 16.00 Wita, ketika sedang meliput mahasiswa yang tengah dikejar Polisi, Rian didatangi oleh anggota Reskrim Polres Palu yang diketahui bernama Brigadir Jumardi alias Cuka.

Jumardi kemudian merampas kamera milik Rian dan menghapus gambar gambar demonstrasi yang direkam sejak pagi hari.(*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close