Hypermart di Palu Grand Mall Disertifikasi LPPOM MUI

PALU – Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) melakukan audit dan sertifikasi Sistem Jaminan Halal (SJH) di salah satu retail terbesar di Sulawesi Tengah pada 4 Februari 2020.
Toko retail yang disertifikasi itu milik Hypermart Palu Grand Mall (PGM).
Store General Manager Hypermart , Yudi Alfian mengatakan, pengkajian tersebut merupakan komitmen Hypermart untuk memberikan pelayanan terbaik kepada customer.
Karena kata Yudi, terkait halal di dalamnya ada system food safety yaitu ISO 22000.
“Di mana kami sudah menjalankan konsep tersebut walaupun belum tersetifikasi,” ungkap Yudi, Jumat (7/2/2020) siang.
Akan tetapi lanjut Yudi, di perusahan PT Matahari Putra Prima Tbk sudah ada lebih 40 store hypermart yang sudah tersetifikasi ISO 22000 Food Safety Management System.
Untuk di Sulawesi ada 3 toko yaitu Hypermart Panakukang, Hypermart Kendari dan Hypermart Manado Twon Square.
Kata Yudi, sistem Manajemen Keamanan Pangan ISO 22000 yaitu Food Safety Management System, dan Hypermart Palu telah menjalankan konsep tersebut sejak awal buka toko hingga saat ini.
Menurutnya, itu sangat penting dan sebagai bentuk komitmen Hypermart kepada masyarakat.
“Kami meminimalisir bahaya keamanan pangan dari tiga aspek resiko bahaya, seperti fisik (logam besi, plastik, pecahan kaca,red), bahaya kimia ( cairan pembersih dan pembasmi hama,red ) dan bahaya biology ( jamur dan bakteri,red ),” ujar Yudi Alfian.
Terkait itu juga baik dari lokasi barang berupa bahan baku diterima, tempat penyimpanan, processing, area display hingga kasir mengutamakan standar dari kebersihan ( Thayyib ) termasuk pakaian karyawan yang bekerja diruang processing sesuai Standar Operasional Pekerja (SOP).
“Semoga dengan adanya pengujian dari LPPOM MUI di toko kami, dapat memberikan kontribusi baik diinternal kami dalam menjalakan standart yang wajib dilakukan sesuai SOP dan mendapat nilai kepercayaan lebih dari masyarakat Sulteng,” ucap Yudi Alfian.
Sementara itu, salah seorang Tim LPPOM MUI Ernawati menambahkan, pihaknya hadir di ibukota sulteng untuk mengaudit beberapa kategori produk di Hypermart diantaranya, buah-buahan, sayuran, bakery, display daging ayam dan sapi.
“Khusus untuk bakery, nama bahan bahan baku, asal bahan baku, proses pengolahan dan hingga nama produk jadi yang disajikan menjadi fokus audit kami, dan untuk hasil auditnya nanti kami rilis,” tandas Ernawati. (**)
BAGIKAN

LEAVE A REPLY