PALU – Maraknya penipuan melalui via telpon maupun via SMS mengatasnamakan Bank Mandiri, yang mengiming-imingkan korban mendapatkan hadiah berupa uang ratusan juta bahkan hadiah sebuah kendaraan mewah yang membuat calon korbannya ikut tergiur.

Melihat hal tersebut Area Head Bank Mandiri Area Palu, Zuhri angkat bicara. penipuan yang sering menghantui para calon korbannya yang terjadi dimasyarakat bukanlah hal yang pertama kali. bahkan, bukan saja masyarakat biasa, tetapi pejabatpun bisa ikut tertipu.

“Jangan mudah percaya dengan penipuan yang menghubungi anda melalui telpon ataupun via SMS mengatasnamakan karyawan bank, terutama mengatasnamakan bank Mandiri dengan mengiming-imingkan sesuatu,” kata Zuhri, Jumat (21/02/2020).

Selain itu, kata Zuhri. ada cara untuk mencegah agar anda bisa terhindar dari penipuan via telpon atau SMS. Pertama jika anda diminta untuk mengirim atau menyebutkan angka nomor atau apapun itu, jangan pernah mengirimkan atau menyebutkan kepada sang penelpon (penipu) karna karyawan bank Mandiri tidak pernah meminta nomor yang merupakan angka rahasia Nasabah.

“Karyawan bank Mandiri tidak pernah meminta nomor berupa angka rahasia Nasabah. Kecuali Nasabah sendiri datang kebank,” Tegas Zuhri.

Kedua, apabila Nasabah telah terlanjur mengirimkan angka tersebut, secepatnya Nasabah menghubungi via telpon Bank Mandiri “14000” atau segera kebank Mandiri terdekat. Untuk melakukan pemblokiran.

“Dua cara seperti itu yang bisa digunakan saat ini,” ujar Zuhri.(**)

LEAVE A REPLY