Setelah Berlibur, Puluhan Warga Palu Diawasi Dinas Kesehatan

PALU, – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Ahad 15 Maret 2020, mengumumkan 32 orang yang berada di Sulteng masuk dalam (ODP) atau Orang Dalam Pemantauan yang di duga terjangkit Virus Corona atau Covid 19, dimana saat ini dalam pengawasan pihak kesehatan dan dokter ahli yang telah di Tunjuk.

Hal itu, diungkapkan Kepala Dinas Kesahatan Sulteng dr. Reny A. Lamadjido saat memberikan keterangan pada Komprensi Pers di ruangannya, Minggu pagi 15 Maret 2020.

Lebih lanjut dr. Reny A. Lamadjido mengungkapkan, dua diantar 32 orang tersebut, sedang dalam perawatan di ruang Isolasi Rumah Sakit Umum Daerah Undata Palu, sementara 30 lainnya dalam pengawasan oleh pihak keshatan, yang khusus untuk menangani Covid 19 atau Virus Corona ini dan hanya di rawat di Rumahnya masing, tetapi terus dilakukan pemantauan.

“32 orang ini, masuk dalam ODP karena baru kembali dari Jepang untuk liburan, olehnya itu mereka di lakukan pemeriksaan kesehatan dan dalam pemantauan Dinkes,” ucapnya.

dr. Reny juga menghimbau masyarakat agar tidak panik, panik dengan adanya informasi ini, karena hal ini masih sebatas dugaan dan belum tentu 32 orang itu positif terinveksi Corona,

Ia juga menambahkan, 32 orang tersebut hanya mengalami gejala ringan seperti demam yang merupakan salah satu dari gejala yang biasa di derita orang yang telah positif terinfeksi.

Lebih lanjut dirinya menerangkan, masyarakat diminta agar supaya melakukan pemeriksaan jika merasa mengalami gejala gejala seperti gejala flu, seperti hidung berair dan meler, sakit kepala, batuk, nyeri tenggorokan, dan demam, atau gejala penyakit infeksi pernapasan berat, seperti demam tinggi, batuk berdahak bahkan berdarah, sesak napas, dan nyeri dada.

Namun, secara umum ada 3 gejala umum yang bisa menandakan seseorang terinfeksi virus Corona, seperti Demam, Batuk dan Sesak nafas.

“Oleh sebab itu, kami meminta kepada masyarakat khususnya Sulteng, agar sesegera mungkin ke dokter, bila Anda mengalami gejala infeksi virus Corona (COVID-19) seperti yang disebutkan di atas, terutama jika gejala muncul 2 minggu setelah kembali dari beberapa daerah atau negara yang telah terdapat masyarakat yang positif terinfeksi Corona,” Pintanya.

Dinas Kesehatan juga, telah mengambil tindakan, seperti melakukan rujukan kepada orang yang dicurigai terinfeksi virus Corona, seperti di rujuk ke beberapa rumah sakit di Sulteng yang telah di tetapkan menjadi RS rujukan covid 19 itu, agar secepatnya mendapat penanganan yang tepat dari pihak dokter.

“Saya menekankan, dua orang yang sedang di rawat di ruang Isolasi Undata belum Suspek dan masih dalam pengawasan dan pemeriksaan lebih lanjut,” tutupnya.(**)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY