19.085 petugas gabungan Siap Amankan Pilkada di Sulteng

PALU, – Sebanyak 19.085 petugas gabungan TNI, Polri dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) disiapkan untuk pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2020 mendatang, di Provinsi Sulawesi Tengah.

Kapolda Sulteng Irjen Pol. Abdul Rakhman Baso, diwakili Waka Polda Brigjen Pol. Nur Windiyanto usai peninjauan pasukan operasi Mantap Praja Tinombala 2020 di Mapolda Sulteng, di Palu, Senin, (07/09/2020) mengatakan petugas gabungan itu terdiri dari 1.322 personel Polda Sulteng, 3.816 personel Polres se Sulteng, 1.059 personel TNI dan 12.887 unsur Linmas.

“Para petugas gabungan itu dipersiapkan, untuk mengamankan 6.296 tempat pemungutan suara (TPS) dengan kriteria TPS aman sebanyak 5.043, TPS rawan 1.033, TPS sangat rawan 214 dan TPS khusus enam,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pola pengamanan yang diterapkan TPS aman dua Polisi, delapan Linmas, empat TPS, pola pengamanan TPS rawan dua Polisi, empat Linmas, dua TPS, TPS sangat rawan dua Polisi dua Linmas, satu TPS dan TPS khusus dua Polisi, satu Linmas empat TPS.

Wakapolda juga menjelaskan, ribuan petugas gabungan itu dilibatkan secara bertahap untuk beberapa tahapan Pilkada, diantaranya pendaftaran bakal calon, pemeriksaan kesehatan, kampanye, pemungutan suara, perhitungan dan rekapitulasi hingga pelantikan kepala daerah terpilih.

“Ribuan personel petugas ini untuk menciptakan keberlangsungan pemilihan kepala daerah di Sulawesi Tengah yang aman, lancar dan kondusif,” Tegas Jendral bintang satu itu.

Dirnya juga menegaskan, Selama kami mampu dengan bantuan kesatuan TNI, kami tidak meminta perbantuan personel dari Mabes Polri.

Operasi Mantap Praja Tinombala tersebut, telah dimulai sejak 3 September 2020 kemarin, yang akan berlangsung hingga tahapan pelantikan Kepala Daerah terpilih hasil Pilkada 2020, tingkat provinsi dan delapan Pilkada kabupaten/kota.(*)/Sugi.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY