Polisi Tangkap Dua Pengedar Sabu Dengan Bukti 891 Gram

Konferensi Pers, Para Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Yang berhasil diringkus Ditres Narkoba Polda Sulteng, di salah satu kos kosan di kota Palu.(Foto Sugi)

Palu, – Personil Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Polda Sulawesi Tengah, berhasil meringkus dua pelaku pengedar Narkotika jenis sabu, pada Jumat (04/09/2020) Malam, yang di ketahui berinisial MP alias F (27) dan inisial FA alias F (29).

Hal tersebut, diketahui setelah Polda Sulteng melakukan konferensi pers pada Selasa, (08/09/2020) pagi, yang di hadiri beberapa awak media yang ada di kota Palu.

Dalam Konferensi pers itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Daerah Polda Sulawesi Tengah, Kombes Pol. Didik Supranoto mengatakan pihak Ditres Narkoba Polda Sulteng, berhasil mengmankan dan menyita sabu seberat bruto 891,35 gram dari penangkapan, Jumat (4/9), diduga milik eks napi narkoba di Palu inisial FA alias F (29).

“FA alias F, diketahui berstatus sebagai eks napi narkotika Lapas Petobo yang mendapat remisi bebas bersyarat pada bulan Maret 2020, pidana penjara delapan tahun dua bulan pada tahun 2015,” ujar Kabid Humas.

Dalam kesempatan tersebut, Kabid Humas didampingi Direktur Reserse Narkoba Polda Sulteng Kombes Pol. Aman Guntoro.

Lebih lanjut, Kabid Humas menjelaskan, kedua pelaku itu, diamankan di kamar kosnya pada hari Jumat (4/9) sekitar Pukul 18.30 wita, yang beralamat di jalan Asam III, Kelurahan Kabonena, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, dengan inisial MP alias F (27) dan inisial FA alias F (29).

“Dalam penangkapan itu, Ditres Narkoba Polda Sulteng, berhasil menyita barang bukti sabu yang seberat bruto 891,35 gram, terdiri dari 17 bungkus paketan sekitar kurang lebih 50 gram, 12 bungkus paketan kurang lebih satu gram,” Jelas Didik.

Ia menambahkan, setelah mengamankan MP alias F yang diduga merupakan pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu, kemudian tim melakukan penggeledahan di dalam kamar kos pelaku dan ditemukan barang bukti narkotika sabu yang tersimpan dalam kaleng makanan.

Tidak hanya itu, kata Didik dari hasil pemeriksaan terhadap terduga pelaku MP alias F, mengaku bahwa sabu yang ditemukan tersebut milik terduga tersangka FA alias F eks napi Narkoba Palu, Sulawesi Tengah.

Setah dilakukan pengembangan personil memperoleh hasil yang diketahui bahwa FA sedang dalam perjalanan di Kabupaten Parigi menuju Kabupaten Poso, tim langsung melakukan koordinasi dengan petugas Polres Parigi Moutong untuk melakukan penangkapan dan berhasil mengamankan terduga FA di wilayah hukum Polres Parimo,” jelasnya.

“Hasil pemeriksaan MP alias F yang diduga merupakan kurir dari tersangka FA dan bertugas untuk menerima dan menyimpan sabu serta mendistribusikan ke wilayah Tatanga dan menerima uang hasil penjualan dari wilayah Tatanga Kota Palu,” ungkap Didik.

Didik menegaskan, terduga FA berperan sebagai pengendali sabu yang disimpan oleh MP alias F yang kemudian sabu diedarkan ke wilayah Tatanga dan sekitar Kota Palu, Sulawesi Tengah.

“Kasus ini sementara kita kembangkan, baik penerima sabu dari FA di wilayah Tatanga maupun asal barangnya,” katanya.

Kedua terduga penyalah gunaan Narkotikan jenis sabu itu, disangkakan dengan Pasal 114 ayat (2) Junto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang  penyalahgunaan narkotika, dengan ancaman paling singkat enam bulan dan paling lama hukuman 20 tahun penjara dan denda paling sedikit 1 Milyar rupiah dan paling tinggi 10 Miliyar Rupiah. (*)/Sugi.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY