Polisi Jaga Ketat Rumah Peserta Pilkada di Palu

PALU, – Kepolisian Resor Palu, Polda Sulawesi Tengah, menjaga dengan ketat rumah para peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Walikota Palu dan Wakil Walikota Palu.

Kapolres Palu AKBP Riza Faisal, di Palu, Senin, mengatakan penjagaan di rumah peseta Pilkada sejak ditetapkan sebagai paslon Walikota dan Wakil walikota Palu, (4/09/2020) lalu.

Ia mengatakan, peserta Pilkada Walikota Palu dan Wakil Walikota Palu sebanyak empat pasangan.

“Sebanyak 16 personel Polres Palu yang terlibat Ops Mantap Praja Tinombala 2020 disiagakan selama 24 jam dilengkapi senjata laras panjang dan HT,” katanya.

Sementara Kabag Ops Polres Palu AKP Awaluddin Rahman, mengatakan polisi melakukan penjagaan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dalam pengamanan Pilkada serentak.

Ia mengatakan selain rumah para paslon, polisi juga melakukan penjagaan di kantor KPU dan Bawaslu kota Palu.

“Pengamanan ini merupakan salah satu kegiatan preventif untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama Pilkada berlangsung,” jelasnya.

Selain itu katanya, untuk memberikan jaminan keamanan, mengantisipasi seluruh aksi teror yang mungkin terjadi.

“Anggota yang bertugas akan mengontrol situasi sekitar rumah Paslon setiap saat dan hasilnya dilaporkan ke Posko Ops Mantap Praja Tinombala Polres Palu melalui alat komunikasi,” ujarnya.

Ia mengungkapkan meski ditugaskan di rumah paslon peserta Pilkada, porsonel tetap menjaga netralitas dan tidak terlibat politik praktis.

“Sebelum bertugas, mereka sudah diberikan pemahaman tentang tugas pokoknya, mereka juga terus diingatkan, untuk selalu mentaati pedoman sikap netralitas anggota Polri saat Pilkada serentak,” ucapnya.

Ia mengatakan untuk kebutuhan makan dan minum personel yang bertugas seluruhnya ditanggung dari anggaran pengamanan Pilkada serentak 2020.

Mantan Kapolsek Palu Selatan ini mengatakan, polisi yang bertugas melakukan penjagaan wajib untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19.**/AL

BAGIKAN

LEAVE A REPLY