PALU – Kepolisian Resor Palu berlakukan pengamanan berlapis dalam pelaksanaan debat publik terbuka putaran kedua peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) calon Walikota Palu dan calon Wakil Walikota Palu.

Kabag Ops Polres Palu AKP Awaluddin Rahman, di Palu, Selasa, mengatakan Polres Palu menurunkan sekitar 140 personel untuk mengamankan pelaksanaan debat publik terbuka kedua ini.

“Dengan pola pengamanan tiga ring, yaitu di ruang debat, seputaran hotel dan lokasi luar hotel, dan pengamanan di back Up Tim Jibom Satuan Brimob Polda Sulteng,” katanya.

Ia menghimbau para pasangan calon untuk tetap tidak membawa massa pendukung selain kandidat dan empat orang tim pemenangan seperti pada pelaksanaan debat pertama.

“Kalau bukan peserta debat serta perwakilan yang ditunjuk tidak akan dikasih masuk, dan polisi juga mengatur untuk tamu undangan dan juga tamu hotel agar tidak masuk lokasi debat,” katanya.

Sementara ketua KPU Kota Palu, Agussalim Wahid mengatakan pelaksanaan debat bakal dilaksanakan pada Rabu (11/11/2020) pukul 15.00 wita, di salah satu Hotel di Kota Palu.

Ia juga mengimbau kepada para pasangan calon untuk tidak membawa iring-iringan masa saat pelaksanan debat.

“Masa pendukung cukup menyaksikan melalui tautan di media sosial yang bisa di akses masyarakat baik dari rumah, maupun posko-posko pemenangan paslon, sehingga massa atau tim pendukung paslon tidak perlu datang ke lokasi debat,” ujarnya.

Ia menegaskan, pelaksaan debat publik kedua ini tetap dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19.

“Wajib dengan protokol kesehatan sesuai dengan kampanye kita, wajib hukumnya dengan protokol COVID-19,” tandasnya.

Pilkada Kota Palu diikuti oleh empat pasangan calon, yaitu pasangan Aristan- Wahyudin nomor urut satu.

Pasangan Hadianto Rasyid – dr. Reny Lamadjido nomor urut dua.

Pasangan Hidayat – Habsa Yanti Ponulele nomor urut tiga.

Pasangan Imelda Liliana – Arena JR Parampasi nomor urut empat.**/AL

LEAVE A REPLY