PALU – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng) Inspektur Jenderal Polisi Abdul Rakhman Baso mengatakan, pendistribusi logistik dan cuaca ekstrim bisa menyebabkan potensi gangunan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di wilayah Sulawesi Tengah.

“Yang kita antisipasi terutama proses daripada logistik, kemudian antisipasi cuaca apalagi iklim La Nina kedepan sampai dengan akhir tahun ini,” katanya, di Palu, Minggu (15/11/2020) sore.

Ia menambahkan, untuk antisipasi hal tersebut terjadi, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat di wilayah Sulawesi Tengah, untuk berhati-hati pada saat cuaca iklim ekstrim La Nina ini.

“Akibat dampak dari iklim ini, bisa menyebabkan hujan, banjir dan tanah longsor, teruma pada saat pilkada itu sendiri kepada suadara-suadara kita di wilayah kepulauan,” ujarnya.

“Tentunya himbauan kita juga melakukan koordinasi dengan BMKG sehingga update daripada situasi iklim bisa kita informasikan kepada masyarakat supaya bisa diantisipasi terutama pada saat nanti hari H pemungutan suara karena pasti mobilisasi masyarakat cukup tinggi untuk datang ke TPS,” jelasnya.

Kapolda juga menghimbau kepada seluruh pasangan calon peserta pilkada dan para pendukung agar bersama-sama menjaga ketertiban dan tidak saling menyudutkan yang bisa menyebabkan terjadinya gangguan kamtibmas.

“Apa yang menjadi visi kita dalam Pilkada ini yaitu lancar aman, damai dan sehat tercapai. Jangan sampai Pilkada ini dinodai dengan hal yang tidak perlu apalagi bisa membuat persatuan dan kesatuan kita terganggu dan silahturahmi tidak bagus,” pesannya. (al)

LEAVE A REPLY