PALU – Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah musnahkan narkoba jenis sabu seberat 8,4 kilogram dimusnahkan, Senin (16/11/2020) siang.

Pemusnahan dilakukan di Markas Komando (Mako) baru Kepolisian Daerah (Polda) di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Palu.

Wakil Kapolda Sulteng Brigjen Pol Hery Santoso, memimpin langsung pemusnahan barang bukti hasil penindakan dari dua perkara tersebut, yang dihadiri Kejari, PN, BPOM, dan Kanwil Kemenkumham, dan sejumlah PJU Polda Sulteng.

Mewakili Dirnarkoba Polda Sulteng, AKBP Sembiring mengungkapkan, sabu seberat 8,4 kilogram itu dimusnahkan dengan cara dimasukkan pada air mendidih di dua tong besi ukuran besar, kemudian dicampur deterjen. Selanjutnya air hasil pemusnahan itu dibuang ke selokan atau septic tenk.

Sabu seberat 8,4 kilogram itu merupakan barang bukti dari 4 tersangka dalam dua kali penindakan. Pertama, sabu seberat 7, 6 kilogram disita dari tersangka S (34) dan U (46), di mana S sebelumnya dinyatakan meninggal dunia pada 25 Oktober 2020. Sedangkan sabu seberat 0,9 kilogram disita dari tersangka R alias Vino dan rekannya.

Wakapolda Sulteng Hery mengatakan, melihat jumlah narkoba yang diamankan itu jumlahnya cukup banyak. Olehnya, kata dia, jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulteng harus bekerja lebih.

Sebab, dengan kondisi geografis Provinsi Sulawesi Tengah, cukuo banyak pintu masuk yang bisa dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Ini bukan hal yang mudah, berdasarkan pengalaman pintu masuk bisa dari darat dan laut,” ungkap Hery.

Berkaitan dengan pelaku, lanjut Wakapolda Hery, pihaknya akan terus melakukan pengembangan ke pihak-pihak yang terlibat.

“Untuk hukuman, kami dari Polda akan menjerat pelaku ini dgn pasal pasal yang berlapis,” jelasnya. (*)

LEAVE A REPLY