PALU – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah akhirnya memberikan penjelasan terkait kasus pembunuhan 1 keluarga di Desa Lembantongoa, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Kapolda Sulteng Irjen Pol Abdul Rakhman Baso, melalui Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan, sebelumnya pihaknya menerima informasi bahwa ada 4 korban yang meninggal dunia dan sejumlah rumah warga yang dibakar orang tidak dikenal (OTK).

“Benar, hari Jumat (27/11/2020) pagi kemarin di Dusun Lewonu Desa Lembontongoa Kec. Palolo Kab. Sigi telah terjadi dugaan pembunuhan dan pembakaran rumah warga,” jelas Didik, Sabtu (28/11/2020) malam.

Lanjut Didik, ke-5 korban yang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, masing-masing inisial Y, P, N dan Pe, serta tujuh rumah warga dalam kondisi terbakar.

Polres Sigi di back up Satgas Ops Tinombala baik dari Polri dan TNI serta Densus 88 AT mulai kemarin siang sudah menuju ke TKP dan melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Berdasarkan keterangan dari saksi-saksi, setelah ditunjukkan foto-foto DPO teroris MIT mereka membenarkan bahwa pelaku pembunuhan dan pembakaran rumah sama dengan foto tersebut. Sehingga dapat dipastikan pelaku adalah kelompok MIT Poso,” kata Didik.

Kata Didik, Polda Sulteng berharap masyarakat tetap tenang, tidak terpancing berita-berita yang provokatif, pihak kepolisian bersama TNI telah berusaha semaksimal mungkin untuk menangani masalah tersebut.

BAGIKAN