PARIMO – Gempa bumi tektonik 4,4 Skala Richter (SR) yang terjadi di Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong, (28/11/2020) sekitar pukul 22.14 WITA. Sampai dengan Minggu (29/11/2020), Kecamatan Palasa sempat diguncang gempa susulan dan membuat panik masyarakat.

Diketahui, hingga saat ini masyarakat Kecamatan Palasa dan sekitarnya, masih mengungsi dan masih enggan kembali ke rumah mereka, hingga Minggu (29/11/2020) gempa susulan masih terus berguncang dengan kekuatan gempa yang makin naik mulai 3,2 SR sampai hari ini sudah 4,7 SR.

Kepala Stasiun Geofisika Manado, Abraham F. Mustamu, S.Si, M.M, menghimbau Kepada masyarakat di wilayah Parigi Moutong terutama masyarakat sekitar pusat Gempa, agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Namun Himbauan tersebut, tetap tidak membuat Masyarakat palasa untuk tidak panik, kini masyarakat telah panik dan belum ada satupun langkah dari pemerintah Kabupaten maupun Provinsi untuk mengantisipasi musibah yang terjadi mulai dari beberapa hari terakhir.

Sementara itu, menurut salah satu masyarakat yang mengirim informasi kepada Inipalu.com, Mohammad Asgar mengungkapkan Demi keamanan serta untuk mengantisipasi hal yang tidak di inginkan, masyarakat lebih memilih untuk tidur di luar rumah dengan perlengkapan seadanya.

“Masyarakat mengharapkan, agar pemerintah memberikan fasilitas untuk pengamanan masyarakat yang sekarang terkena musibah,” ujarnya Melalui Inbox Fb.

Dampak gempabumi, Berdasarkan laporan masyarakat gempa bumi ini dirasakan di Palasa, Parigi Moutong dengan intensitas III MMI, (Getaran dirasakan nyata di dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).

Hingga kini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI. (SE)

BAGIKAN