PALU – Arjuna Pasopati Shooting Team APST DKI Jakarta menyapu bersih medali emas dalam perlombaan olahraga menembak di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (19/12/2020).

“APST adalah Club menembak pembentukannya di pelopori oleh Resimen Mahasiswa Prof Dr Moestopo (Beragama) sejak tahun 1997, dihidupkan kembali sebagai ajang silaturahmi antara sesama Alumni Menwa dan Menwa aktif,” kata Berni Susanti pelopor sekaligus Komandan Satuan, di Palu, Sabtu malam.

Ia mengatakan perlombaan tersebut dalam rangka hari bela negara kerja sama APST bekerja sama dengan DPP IARMI Sulteng dan Perbakin Sulteng serta pelatih-pelatih menembak dari Korem 132/Tadulako menyelenggarakan turnamen menembak Piala Mayjen Prof dr Moestopo.

Ia mengatakan peserta perlombaan dibagi menjadi empat regu yaitu Menwa Sulteng, IARMI Sulteng, APST, DPP DKI Jakarta dengan mempertandingkan dua nomor menembak senapan dan pistol dengan masing-masing kelas beregu campuran, perorangan, putra dan putri yang diikuti 75 peserta.

“Juara beregu senapan, Arjuna Pasopati DKI, IARMI Sulteng, Arjuna Pasopati DKI, dan juara perorangan Putri, Berni (Arjuna Pasopati DKI), Bebby (Arjuna Pasopati DKI, Rina  (IARMI Sulteng),” jelasnya.

Ia mengatakan untuk juara perorangan putra senapan, yaitu Irwan (DPP DKI Jakarta), Iskandar (IARMI Sulteng) dan Ray (Arjuna Pasopati DKI).

Kemudian katanya, juara perorangan putri pistol, yaitu Beby (Arjuna Pasopati DKI), Nurce (IARMI Sulteng), Rina (IARMI Sulteng) dan perorangan putra pistol Irwan (DPP DKI), Samsudin (IARMI Sulteng) dan Dendi (Arjuno Pasopati).

Ia mengatakan turnamen olah raga ini dibuka oleh Danrem 132/Tadulako Brigjen Farid Makruf, MA, dalam amanatnya mengatakan bahwa kegiatan menembak ini dapat dijadikan ajang pencarian bakat bagi para peserta.

Ia menambahkan, Menwa merupakan salah satu komponen cadangan pertahanan dalam pelaksanaan bela negara, karena sudah mendapatkan pelatihan dasar militer sehingga perlu mengetahui penggunaan senjata yang benar.

“Kemahiran menembak memerlukan kesinambungan kerja antara aksi dan reaksi dengan baik, dengan demikian, setiap penembak harus memiliki ketenangan, ketahanan dan pengontrolan diri,” katanya.

Karenanya kata dia, latihan menembak menuntut seorang petembak untuk berlatih mengembangkan beberapa aspek seperti konsentrasi tinggi, pengendalian diri dan berani mengambil keputusan secara cepat dan tepat dalam kondisi situasi yang kritis.

Ia mengungkapkan kegiatan ini disambut antusias dan menjadi motivasi oleh para anggota IARMI dan Menwa Sulawesi Tengah.

Ia mengatakan sehari sebelum kejuaraan ini, DPP DKI Jakarta telah mengadakan kegiatan bakti sosial di daerah Petobo kepada masyarakat korban bencana Sulteng dan terakhir oleh raga menembak.

“Kegiatan selanjutnya Arjuna Pasopati, akan terus berkarya untuk meningkatkan kegiatan bela negara dengan mengadakan kegiatan menembak rencananya Februari 2021 dengan mengundang seluruh Srikandi IARMI DKI Jakarta dan Resimen Mahasiswa Putri Jayakarta di Jakarta,” tutup Berni sang pelopor berdirinya Arjuna Pasopati Shooting Team Jakarta.

BAGIKAN