PALU, – Walikota Palu H. Hadianto Rasyid benar-benar perhatian soal disiplin pegawai di lingkup Pemerintah Kota Palu. Tanpa disadari para pegawainya walikota gesit itu rutin melakukan sidak di kantor-kantor instansi di lingkup Pemkot Palu.

Sidak yang dilakukan walikota, Senin pagi (3/5/2021) seperti terlihat dalam live di akun Instagram Hadianto Rasyid, masuk ke dalam beberapa ruang kantor dan mendapati sejumlah meja kerja pegawai kosong.

“Berapa jumlah pegawai di sini. Kenapa jam segini baru ini yang ada di kantor. Mana yang lain, mana pak kadisnya,” tegasnya.

https://www.instagram.com/tv/COZAhD8n4I8/?igshid=i7ipe8z9q2m1

Hadianto yang didampingi Kasat Pol PP langsung memerintahkan kepada Kadis yang disidak untuk mencatat nama-nama pegawai yang masuk saja dan yang tidak masuk akan diberikan surat teguran.

“Catat nama-nama yang masuk kerja saja. Ini jam kerja kenapa banyak yang tidak masuk,” katanya.

Walikota yang dikenal hoby olahraga sepak bola itu, bahkan masuk sampai ke ruang belakang kantor yang pagi itu disidak. Di kantor dinas Perpustakaan Kota Palu, tampak terekam video seorang pegawai di lantai bawah yang sepertinya tidak sadar yang datang ada walikota. Dia asyik duduk sambil membuka HP.

“Ini komiu mau kerja atau main HP,” tanya Hadianto, kepada pegawai pria itu.

Ketika ditegur walikota, dengan santai dia bersandar dan menjawab sedang menonton Tinju.

“Ada baliat tinju,” jawabnya santai.

Tidak lama kemudian terdengar suara pria menyampaikan yang menegur itu pak walikota.

“Ini pak wali,” kata pria di sebelah walikota.

Sontak pria yang tadi asyik nonton tinju di Hpnya langsung menyimpan HP di dalam tasnya. Walikota yang masih berdiri di depan pegawai itu kembali bertanya anda mau kerja atau main HP? “Mau kerja bos,” jawabnya dan langsung berdiri.

Sementara di Dinas Pendapatan Daerah Kota Palu, walikota kembali menayakan berapa jumlah pegawai. Walikota sempat mencabut pengumuman pelayanan yang tertulis pelayanan dimulai jam 9.

“Ini kenapa ditulis pelayanan jam 9 sementara pelayanan stengah 8,” katanya.

Sejumlah pegawai buru-buru mencabut pengumuman dan menyampaikan itu pengumuman lama.

“Pengumuman lama ini pak, lupa diganti,” kata pegawai lainnya.

Bahkan walikota menanyakan pegawai di bagian pelayanan yang di meja komputernya kosong.

“Ini mana semua pegawainya. Bagaimana pelayanan mau bagus kalau begini. Yang tidak datang TPP dihapus semua. Ini teguran kedua, jangan sampai namanya masuk dalam daftar teguran kedua,” tandas walikota.(*)/Ony

LEAVE A REPLY