PALU,- Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Rusli Dg Palabbi SH MH secara resmi membuka pasar murah dalam rangka HKBN hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 M dan HUT Provinsi Sulawesi Tengah yang ke-57 dan pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi covid-19 bertempat di Halaman Pogombo Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Selasa (04/05/21).

Dalam sambutannya, secara tegas wakil gubernur mengingatkan kepada para penjual, pembeli dan panitia untuk menerapkan dan saling mengingatkan tentang disiplin protokol kesehatan dalam setiap aktivitas transaksi jual beli dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak demi mencegah penyebaran covid-19.

“Kita semua tentu berharap agar pandemi covid-19 ini segera berakhir agar dapat beraktivitas seperti sedia kala. Tadi saya melihat ada beberapa kelompok masyarakat yang masuk di ruangan sini tidak memakai masker, saya tegaskan kepada panitia dan kepada Pol PP agar mereka yang tidak patuh dan tidak memakai masker, kalau sudah masuk di lokasi ini agar diberikan masker dan kalau mereka mau pakai masker dikeluarkan saja dari tempat ini,” tegasnya.

Kegiatan pasar murah dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1440 Hijriyah dan memeriahkan HUT Provinsi Sulawesi Tengah 57 serta mendukung pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi covid 19 di Sulawesi Tengah dalam keadaan sehat walafiat.

“Selaku pribadi dan atas nama pemerintah daerah provinsi Sulawesi Tengah saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas partisipasi perwakilan BI Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Lanjur Wagub, para distributor dan mitra kerja yang turut aktif dalam menyukseskan pelaksanaan kegiatan pasar murah, agar dapat melanjutkan hubungan ekonomi yang saling menguntungkan antara pelaku usaha dan pemerintah provinsi Sulawesi Tengah. “

saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa bagi umat muslim yang sedang menjalankan, semoga ibadah yang kita laksanakan di bulan penuh pahala dan pengampunan memperoleh keberkahan dan dapat membersihkan jiwa kita agar kembali ke fitrah,” terangnya.

Wagub menambahkan, pasar murah yang dilaksanakan kali ini merupakan murah yang ketiga kali digelar di tahun anggaran 2020-2021, dari rencana 7 kali dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulawesi Tengah.

Kegiatan pasar murah dilaksanakan dalam rangka menyambut hari besar keagamaan, bertujuan mengantisipasi beberapa dampak yang timbul akibat pandemi covid-19, sampai upaya yang lakukan seperti menjaga agar kegiatan kegiatan dunia usaha tetap berjalan seperti biasa.

Pemerintah daerah provinsi lanjutnya, melalui perencanaan APBD tahun 2021 memberikan bantuan subsidi harga pada beberapa kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat sebesar Rp 10 juta melalui Bank Indonesia perwakilan Sulawesi Tengah yang memberikan subsidi transport.

“Saya berharap, masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya karena kegiatan ini hanya dilaksanakan selama 2 hari. Diiutamakan untuk membantu memenuhi sebagian kebutuhan pokok masyarakat menjelang perayaan hari raya Idul Fitri dengan harga yang relatif murah dan terjangkau,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Richard Arnaldo, SE, M.SA menyampaikan pelaksanaan pasar murah mendapatkan subsidi transport barang dari BI Perwakilan Sulteng dan Badan Musyawarah Perbankan pada harga komoditi sebesar Rp 10 juta dan berlangsung pada hari Selasa-Rabu tanggal 4 dan 5 Mei 2021.

Kegiatan pasar murah dimaksudkan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang murah dan terjangaku dalam menyambut hari raya Idul Fitri 1442 H, memeriahkan HUT Provinsi Sulteng yang ke-57 dan pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi covid-19.

Adapun beberapa kebutuhan pokok yang disediakan dalam pasar murah mencakup, gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, telur ayam, ikan bandeng cabut duri, ikan segar, daging sapi dan daging ayam beku, produk susu, minuman dalam kemasan, beras, minuman bersoda, bawang merah, bawang putih, cabe serta beberapa kebutuhan rumah tangga lainnya. (*)

LEAVE A REPLY