oleh

PHRI Sulteng Minta Masyarakat Tidak Euforia Terkait Turun Level PPKM

PALU, – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) meminta masyarakat merespons penurunan level PPKM di Sulteng tidak dengan euforia oleh pemerintah maupun masyarakat.

Sulawesi Tengah juga membeberkan tiga langkah percepatan pemulihan sektor pariwisata di daerah ini akibat terdampak pandemi covid-19.

Ketua PHRI Sulawesi Tengah Fery Taula mengatakan, ketiga langkah pemulihan itu, pertama; pemulihan masyarakat dengan membangun komunikasi dan indikator pandemi.

Kedua, kata Fery, pemulihan sosial dan ekonomi dengan memperhatikan kelompok masyarakat yang rentan, membantu UMKM dan membangun kesadaran bahwa pariwisata adalah kegiatan yang dapat membantu masyarakat.

“Sedangkan langkah ketiga yaitu, pemulihan lingkungan dengan tetap memelihara atau mengkonservasi lingkungan untuk mendukung kegiatan pariwisata. Penting untuk mengembangkan pariwisata berbasis alam,” ujar pemilik Kampoeng Nelayan, Hotel and Resto, Palu itu, Rabu, 22 September 2021.

Menurutnya, kita perlu bersyukur kepada TYME atas kemajuan dlm penanggulangan pandemi oleh pemerintah di semua level.

Penurunan level PPKM ataupun penghapusan PPKM di Sulteng diharapkan tidak direspon dengan euforia oleh pemerintah maupun masyarakat.

“Kami berharap pelaku usaha pariwisata tetap memantau dan mematuhi peraturan-peraturan pemerintah terkait prokes dll,” kata Fery.

Fery juga sangat berharap pemerintah tetap berkoordinasi erat dengan seluruh stakeholder kepariwisataan termasuk GIPI & PHRI, khususnya dalam menyikapi kondisi penanggulangan pandemi yang semakin membaik.

Kepada masyarakat yang bepergian atau berwisata diajak untuk menerapkan moto, Jagalah Kesehatan, Bepergian dengan Tanggung Jawab.

Tingkat hunian (month to date: 1-20 September 2021 mencapai 40-48% atau terjadi peningkatan sekitar 80%.

GM Amazing Hotel dan Resort Palu, Ali Maheki mengatakan kondisi sudah membaik dan hunian 10-15 persen.

“Mudah-mudahan terus membaik ke depannya,” kata Ali.(*/Pt)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *