Pemda Parimo,Antisipasi Ledakan Covid-19 Ketiga

  • Bagikan

PARIGI,- Wakil Bupati Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng), Badrun Nggai mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) terus menggenjot program vaksinasi, Guna mengantisipasi ledakan ketiga Covid-19.

“Vaksinasi adalah bagian penting dalam mencegah penularan, selain mematuhi protokol kesehatan dengan ketat,” kata Badrun Nggai, saat ditemui di Parigi, Rabu (10/11).

Menurut dia, meskipun Parimo saat ini berada di zona aman Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2, namun langkah antisipasi sudah harus dilakukan pemerintah sejak dini dalam rangka meminimalisir penularan Covid-19.

Target vaksinasi pemerintah daerah setempat kata dia, harus menggenjot 2.000 dosis vaksin per hari untuk disuntik ke masyarakat. Tujuannya, mengejar capaian target minimal 70 persen di akhir Desember 2021 dengan sasaran sebanyak 323.117 jiwa.

Dari catatan pemerintah setempat, enam hari terakhir pada 27 Oktober 2021, tidak ditemukan kasus baru COVID-19 di Kabupaten Parimo, dan saat ini jumlah warga yang masih dalam perawatan kurang lebih 15 orang, tiga diantaranya sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit dan 12 orang lainnya melakukan isolasi mandiri.

“Bentuk pencegahan penting, dari pada mengobati. Artinya, sebelum terjadi lonjakan kasus harus ada langkah-langkah strategis rantai penularan,” ucapnya.

Selain menggenjot vaksinasi kata dia, pemerintah setempat melalui Tim Satuan Tugas (Satgas) penanganan, dan pengendalian Covid-19 beserta Dinas Kesehatan setempat perlu mengoptimalkan kegiatan testing, tracing dan treatmen (3T) di lapangan dengan menggandeng pemerintah desa/kelurahan dan kecamatan.

“Setelah langkah itu dilakukan, harus didukung dengan evaluasi supaya kegiatan pencegahan terarah dengan baik serta terukur,” kata Badrun menambahkan.

Dia memaparkan, saat ini Parimo telah mendapat tambahan kurang lebih 100 ribu dosis vaksin dari Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah, di tambah kehadiran Badan Intelijen Negara (BIN) yang juga menggelar kegiatan yang sama sangat membantu Pemda dalam mempercepat capaian target.

Beberapa waktu terakhir, setelah menyasar warga daerah terpencil dan bantuan BIN menyukseskan program vaksinasi Pemda Parimo juga konsentrasi membuka layanan vaksinasi di pasar-pasar tradisional untuk memudahkan masyarakat menjangkau layanan tersebut.

“Semua kegiatan yang berhubungan dengan Covid-19 masih tetap di jalankan, meskipun penularan kasus terus melandai,” pungkasnya.(*)

  • Bagikan