Berita Palu

Target PTSL Kota Palu 2023 Tembus 80,17 Persen

97
×

Target PTSL Kota Palu 2023 Tembus 80,17 Persen

Sebarkan artikel ini

Palu– Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang/(ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Palu Jusuf Ano menyatakan optimistis target PTSL 2023 tercapai.

Hal tersebut dikarenakan capaian PTSL 2023 hingga saat ini capai 80,17 Persen dari target Sertifikat 1200 bidang tanah pada tahun 2023.

“Ada sekitar 1000 yang akan direalisasikan pada tahun 2023 dengan ketambahan dari kementerian 200 sehingga totalnya 1200 bidang tanah.” Ujar Kepala Kepala kantor Pertanahan Kota Palu  Jusuf Ano, Saat konferensi pers bersama media, Rabu, (22/11/2023).

Jusuf menuturkan pihaknya saat ini telah merealisasikan sertifikat tanah 936 atau mencapai 80,17 persen dari program PTSL.

Tahun 2023 ini, PTSL difokuskan pada lima kelurahan yang ada di Kecamatan Ulujadi. Lima kelurahan itu mencakup Silae, Tipo, Donggala Kodi dan dan Kelurahan Buluri dengan total cakupan seluas 1623 hektar.

Identifikasi dan pemetaan bidang tanah di wilayah tersebut dilakukan menggunakan drone. Jika hasil pemetaan via udara tadi kurang maksimal, maka dilaksanakan pengukuran metode suplesi.

“Alhamdulillah cakupan luas bidang tanah di Kecamatan Ulujadi seluas 1.623 hektare sudah terpetakan 100 persen,” ungkap Jusuf

Menurutnya Sejak awal 2023, ATR/BPN Palu terus melakukan sosialisasi program PTSL dengan menggandeng sejumlah pihak, seperti kepolisian, kejaksaan dan stakeholder terkait lainnya.

“Hari ini sementara diolah penerbitan sertifikatnya. Besok di dashboard PTSL mungkin akan mencapai kurang lebih 85 persen. Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada Camat Ulujadi beserta para lurah terkait kelengkapan syarat program PTSL,” Ujarnya.

Jusuf mengatakan bahwa PTSL merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan hak atas tanah bagi masyarakat.

Dengan adanya PTSL, masyarakat dapat memiliki bukti kepemilikan tanah yang sah dan terdaftar di BPN.

“PTSL juga bermanfaat untuk meningkatkan nilai ekonomi, memudahkan akses permodalan, serta mencegah sengketa tanah, ” Ujarnya.

Jusuf  menambahkan bahwa proses PTSL di Kota Palu dilakukan secara gratis dan tanpa dipungut biaya apapun.

Lebih lanjut ia mengatakan, Program PTSL ini direncanakan Kementerian, hingga tahun 2025 mendatang.

“Dengan adanya PTSL dapat meminimalisir sengketa dan konflik agraria begitupun dengan praktek Mafia tanah ditengah masyarakat, ” Harapnya.

IMG-20240115-WA0256

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Ingin Beriklan? Klik Disini