BERITA PALU

Etos ID Palu Perkuat Kualitas Pembinaan melalui Monitoring dan Evaluasi Program

×

Etos ID Palu Perkuat Kualitas Pembinaan melalui Monitoring dan Evaluasi Program

Sebarkan artikel ini
Team Etos ID Wilayah Palu menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev)
Team Etos ID Wilayah Palu menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev)

PALU,- Etos ID Wilayah Palu menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) program pembinaan awardee selama dua hari, Jumat–Sabtu (30–31 Januari 2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kualitas pendampingan sekaligus mendalami capaian serta tantangan pelaksanaan program yang telah berjalan.

Kegiatan Monev menghadirkan Tim Nasional Etos ID Pusat yang diwakili oleh Bayu Candra Winata, Ketua Beastudi Indonesia. Turut terlibat dalam kegiatan ini jajaran manajemen Etos ID Wilayah Palu, yakni Muh. Shadiq Muntashir selaku Team Leader dan Andi Aprilia Ningsih sebagai Admin Keuangan, bersama para fasilitator dan awardee Etos ID Palu.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Process Reflection Forum yang menjadi ruang refleksi bersama antara fasilitator dan tim pusat. Forum ini membahas evaluasi implementasi pembinaan berbasis data asesmen, perkembangan awardee, serta identifikasi kesenjangan dalam proses pendampingan. Melalui forum tersebut, Etos ID merumuskan strategi peningkatan kualitas pembinaan agar lebih terarah dan berdampak nyata bagi peserta program.

Selain itu, agenda Monev juga mencakup Enabler Evaluation, yakni evaluasi kinerja fasilitator melalui pengukuran Standar Kompetensi Individu (SKI) serta capaian outcome awardee. Hasil evaluasi ini menjadi dasar dalam penguatan peran fasilitator dan peningkatan efektivitas program secara berkelanjutan, termasuk optimalisasi dukungan manajemen wilayah.

Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan Forum Etoser yang diawali dengan Training Reflektif bertema “Resilient Leader”. Pelatihan ini menekankan pentingnya komunikasi asertif sebagai kompetensi utama dalam kepemimpinan. Bayu Candra Winata dalam pemaparannya menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan agenda strategis dalam siklus pengelolaan program Etos ID.

“Monitoring dan evaluasi bukan sekadar agenda administratif, tetapi instrumen penting untuk memastikan program berjalan selaras dengan nilai, tujuan, dan kebutuhan etoser. Melalui Monev, kualitas pendampingan dan efektivitas program dapat terus ditingkatkan,” ujar Bayu.

Ia juga menekankan bahwa pemimpin yang tangguh dituntut memiliki kemampuan komunikasi yang asertif, yakni mampu menyampaikan gagasan secara percaya diri sekaligus mendengarkan dengan empati dan memberikan respons yang konstruktif.

Agenda berikutnya adalah Presentasi Awardee Achievement Report, di mana para awardee memaparkan capaian yang telah diraih selama mengikuti program pembinaan Etos ID. Presentasi ini disertai dengan umpan balik langsung dari tim pusat sebagai bahan refleksi dan penguatan pengembangan diri awardee.

Muh. Shadiq Muntashir menyampaikan bahwa proses evaluasi tersebut penting untuk memastikan arah pengembangan awardee tetap selaras dengan tujuan program.

“Kami ingin memastikan setiap langkah awardee mengarah pada pengembangan akademik, kepemimpinan, dan kontribusi sosial yang lebih matang,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Tim Pusat Etos ID juga memaparkan Hasil Asesmen Semester II Tahun 2025 yang menggambarkan capaian, tantangan, serta temuan strategis program. Paparan ini menjadi landasan dalam merumuskan pengembangan program Etos ID ke depan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembinaan dan dampak di tingkat wilayah.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan Evaluasi Social Project yang dijalankan oleh awardee Etos ID Palu. Para awardee mempresentasikan proyek sosial bertajuk “Temenan Aja” serta menerima masukan untuk memperkuat dampak sosial bagi penerima manfaat. Andi Aprilia Ningsih menegaskan bahwa evaluasi ini penting untuk memastikan keberlanjutan dan relevansi proyek sosial awardee.

Melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi ini, Etos ID Wilayah Palu menegaskan komitmennya dalam mencetak pemimpin muda yang unggul secara akademik, tangguh dalam kepemimpinan, berkarakter, serta mampu memberikan kontribusi sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.(*/red)