Kapolda Istimewakan WNA, Senator DPD RI Bersetigang

0
46 views

Penjemputan tamu di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, Kamis sore (5/5/2022) dengan pengawalan ketat bak pejemputan Kapolri itu dipertanyakan.

Salah seorang yang mempertanyakan proses penjemputan yang superketat dengan model protap penjemputan tamu negara itu adalah, Abdul Rahman Thaha.

Anggota DPD RI daerah pemilihan Sulawesi Tengah kepada wartawan di Palu mengungkapkan, saat itu dia baru saja tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu menggunakan penerbangan Garuda Indonesia melihat langsung penjemputan tamu yang bukan pejabat negara terkesan berlebihan.

Penjemputan dilakukan dengan pengamanan ketat menggunakan pengamanan sejumlah kepolisian dan beberapa terlihat membawa senjata laras panjang.

“Ini ada apa seorang Kapolda Sulteng menjemput tamu yang bukan pejabat negara dengan istimewa,” ujarnya.

Bahkan kata ART, petugas penjemput dari kepolisian berlaku arogan kepada warga lain yang ada di bandara dengan menyuruh agar kendaraan lain cepat jalan karena memprioritaskan tamu yang dijemput Kapolda.

“Saya dapat pastikan tamu tadi bukan pejabat negara. Malah, saya melihat seperti WNA asal Cina, mereka ada empat orang,” bebernya.

Menurut ART, model penjemputan yang terkesan berlebihan dan arogan seperti itu tidak pantas diperlihatkan di depan umum sekelas bandara.

“Ini ada apa coba seorang Kapolda menjemput orang yang bukan pejabat negara dengan model penjemputan kalah-kalah Kapolri. Tidak boleh seperti itu mempertontonkan yang tidak semestinya di hadapan rakyat Sulawesi Tengah,” tandasnya.

Sementara Kapolda Sulteng Irjen Pol Rudy Sufahriadi melalui Kabid Humas Didik Supranoto dikonfirmasi, bahwa yang menegur kendaraan anggota DPD RI ART bukan ajudan Kapolda Sulteng tetapi petugas posyan ops ketupat bandara, dimana saat itu kendaraan Kapolda bermaksud meninggalkan bandara tetapi terhalang oleh kendaraan anggota DPD RI tersebut, dalam hal-hal tertentu Kapolda Sulteng mendatangi fasilitas umum.

“Memang dilakukan pamwal, jadi yg dikawal adalah pejabat Kapolda, bukan tamu yg dijemput, Apabila ada hal yang kurang nyaman saya kira Bapak Kapolda Sulteng sudah meminta maaf terlebih masih dalam suasana Idul fitri. Sekali lagi mohon maaf bila ada hal yg kurang nyaman,” pesan singkat dari Kabid Humas Polda Sulteng./(*)

LEAVE A REPLY